Berikut ringkasan isi buku FILSAFAT MORAL: Pergumulan Etis Keseharian Hidup Manusia karya Dr. Agustinus W. Dewantara (Penerbit Kanisius), berdasarkan struktur daftar isi pada gambar halaman:
Pendahuluan (Bab I)
- Etika diposisikan sebagai bagian penting dari filsafat.
- Etika mencakup pembahasan tentang norma, nilai, dan bagaimana manusia seharusnya bertindak.
- Hubungan etika dengan ilmu lain dan sifatnya yang normatif.
Tindakan Manusia (Bab II)
- Menjelaskan seputar tindakan manusia.
- Pembeda antara Actus Hominis (tindakan manusia sebagai makhluk) dan Actus Humanus (tindakan manusia yang melibatkan pengetahuan, kehendak, dan kebebasan).
- Struktur dan faktor penyusun tindakan manusia.
Tatanan Moral Subjektif (Bab III)
- Perbuatan manusia dan faktor-faktor yang membentuk nilai moral.
- Hati nurani: keberadaan, penyimpangan (sesat), kebimbangan.
- Konsep tindakan dengan akibat ganda (double-effect).
Tatanan Moral Objektif (Bab IV)
- Hukum sebagai kerangka moral yang lebih universal.
- Hubungan antara hukum dan moral, serta bagaimana memahami hukum agama dalam etika.
Nilai (Bab V)
- Filsafat nilai, nilai moral, dan esensi nilai moral (intrinsik vs ekstrinsik).
- Berbagai pendekatan nilai: eudaimonisme; altruisme/k komunitarian; utilitarian; kosmis biologis; libertarian.
- Pembahasan tentang berbagai jenis nilai dan cara menilai tindakan manusia.
Moral Keutamaan dan Pertumbuhannya (Bab VI)
- Konsep keutamaan (virtu) dan peran serta pertumbuhannya dalam karakter moral.
- Peran tanggung jawab sebagai bagian dari moral keutamaan.
Politik dan Etika (Bab VII)
- Pertanyaan umum: Politik itu kotor? Hubungan antara politik dan etika.
- Perbandingan pandangan Etika-Politik menurut Aristoteles, Machiavelli, dan Hobbes.
- Relevansi etika bagi politik Indonesia dan isu keadilan politik.
Etika dan Tujuan Kebahagiaan (Bab VIII)
- Perdebatan apakah kebahagiaan sama dengan kenikmatan.
- Hubungan antara kebahagiaan, nilai moral, dan kehidupan manusia.
Kontekstualisasi Etis dan Bisnis dalam Kasus Bencana Lumpur Lapindo (Bab IX)
- Studi kasus etika dalam konteks bisnis dan bencana.
- Analisis kasus Lapindo sebagai contoh perusahaan yang tidak sepenuhnya bertindak etis.
- Pembahasan tentang bagaimana etika Aristotelian dapat diterapkan pada praktik bisnis dan bagaimana menilai tindakan korporasi dalam menghadapi krisis.
- Pertanyaan mengenai bagaimana korporasi bisa tunduk pada etika dan apa bentuk bisnis yang etis.
Kesimpulan:
Buku ini mengajak pembaca memahami etika sebagai bagian integral dari filsafat dan kehidupan sehari-hari manusia, dengan menggabungkan teori-teori moral klasik dan kontemporer dengan contoh kasus nyata untuk menilai bagaimana tindakan manusia, hukum, nilai, dan institusi bekerja dalam konteks keseharian serta tantangan etika di era modern.
Komentar