Berikut ringkasan isi buku berdasarkan gambar halaman yang terlihat:
Buku ini berjudul Kitab AntiBangkrut dan bertujuan menunjukkan bahwa kebangkrutan bukan akhir dari perjalanan bisnis, melainkan bagian yang wajar dan bisa dipelajari untuk bangkit kembali.
Struktur isi utama mencakup:
- Tak Masuk Akal; Bangkrut Itu Ada.
- 7 Penyebab Kebangkrutan: 1) Rugi Panjang, 2) Laba Semu, 3) Faktor Orang Lain, 4) Tak Terduga, 5) Teknis/ Karatan, 6) Diri Sendiri, 7) Kompleksasi.
- Bangkit Dari Bangkrut; Lepas Landas; Pembelajaran yang Sempurna.
Ada bagian Teruntuk yang menceritakan dedikasi penulis kepada orang-orang terdekat dan timnya.
Bagian βBangk rut itu adaβ membahas reaksi publik terhadap gerakan anti-bangkrut di media sosial dan perlunya memahami makna kebangkrutan melalui definisi seperti bangkrut, membangkrutkan, dan kebangkrutan (dijelaskan dengan contoh).
Dilengkapi diagram definisi kebangkrutan yang menjelaskan hubungan antara bangkrut, membangkrutkan, dan kebangkrutan.
Kisah pribadi penulis tentang perjalanan berbisnis sejak 1998: mulai dari bekerja dengan jaringan pemasok, masuk ke dunia usaha sendiri dengan skema utang/ saham (termasuk peran investor asing), serta menghadapi krisis moneter yang melanda Asia dan Indonesia.
Metafora kapal Titanic dipakai untuk menggambarkan ancaman kehilangan dan ancaman kegagalan besar, serta bagaimana sebuah perusahaan bisa runtuh jika tidak bijak mengelola utang dan risiko.
Sisipan foto tim di PT Astra Microtronics Technology, Batam, dan gambaran semangat untuk berinovasi serta menjangkau pasar melalui pendekatan door-to-door.
Bagian Wisuda Bangkrut dan cerita pribadi menekankan upaya untuk bangkit, mengambil pelajaran, dan membangun fondasi baru untuk masa depan usaha.
Secara umum, buku ini menggabungkan teori penyebab kebangkrutan dengan cerita nyata, strategi pemulihan, dan motivasi agar pembaca tidak menyerah.Kesimpulannya: kebangkrutan adalah bagian dari dinamika bisnis yang bisa diatasi dengan pemahaman penyebabnya, komitmen untuk belajar dari kegagalan, dan langkah-langkah konkret untuk bangkit kembali.