perpus -

Terjemah Al Hikam Pendekatan Abdi Pada Khaliqnya (edisi Revisi) ( Pdfdrive )

Admin Perpus 19 Aug 2026 3 Min. To Read 12 views
Terjemah Al Hikam  Pendekatan Abdi Pada Khaliqnya (edisi Revisi) ( Pdfdrive )

Terjemah Al Hikam Pendekatan Abdi Pada Khaliqnya (edisi Revisi) ( Pdfdrive )

Admin Perpus 19 Aug 2026 3 Min. To Read 12 views

Tentu, berikut adalah ringkasan isi buku "AL-HIKAM" berdasarkan halaman-halaman yang Anda berikan, dilengkapi dengan kesimpulan:

---

Ringkasan Isi Buku "AL-HIKAM" (Pendekatan Abdi pada Khaliqnya)

Buku "AL-HIKAM" ini merupakan terjemahan dari kitab Al-Hikam yang ditulis oleh Syaikh Ahmad bin Atha'illah. Buku ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh H. Salim Bahreisy dan diterbitkan oleh "BALAI BUKU" Surabaya. Ini adalah edisi revisi yang dicetak ulang pada Februari 1980.

PENGANTAR (EDISI REVISI): Penerbit mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan mencetak ulang kitab Al-Hikam ini dalam waktu singkat berkat perhatian masyarakat. Pada edisi revisi ini, telah dilakukan beberapa perubahan dan penyempurnaan, baik terkait teknis maupun susunan bahasanya, yang diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pembaca. Penerbit juga mengharapkan saran dan teguran dari para pembaca demi perbaikan di masa mendatang.

SEPATAH KATA: Penerbit menyatakan kebahagiaan dapat menerbitkan terjemahan Al-Hikam karya Al-Ustadz H. Salim Bahreisy ini. Harapannya, buku ini dapat memperkaya perpustakaan umat Islam Indonesia, memberikan manfaat bagi generasi muda, dan membimbing mereka dalam ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Penerbit juga mengundang saran dan masukan dari pembaca, khususnya para ulama, untuk perbaikan buku ini.

MUQADDIMAH: Mukaddimah berisi puji syukur kepada Allah SWT yang telah mengisi hati para wali-Nya dengan kasih sayang, mengistimewakan jiwa mereka untuk memperhatikan kebesaran-Nya, dan menyiapkan mereka untuk menerima ma'rifat-Nya. Dijelaskan pula bahwa hati nurani mereka merasuki alam ruhani, sementara sir mereka berenang dalam lautan jabrut (alam ketuhanan).

Mukaddimah juga menjelaskan dua kategori pencari ilmu:

  1. Salik: Mereka yang berjuang dalam mencintai Allah.
  2. Majdzub: Mereka yang sudah tenggelam dalam cinta Dzat-Nya dan timbul kembali karena memperhatikan sifat-sifat-Nya.

Pentingnya ilmu tauhid dijelaskan sebagai sumber ilmu dan nur, serta inti dari ma'rifat dan sir (rahasia). Disebutkan bahwa konsep ilmu kalam dan filsafat telah berubah, tidak lagi memiliki hubungan dengan akhlak dan amal. Ilmu tauhid yang murni adalah ilmu yang diajarkan dan dilakukan oleh Nabi SAW dan para sahabat.

DAFTAR ISI (Nomor Hikmat Pilihan): Daftar isi menunjukkan bahwa buku ini mengandung berbagai "hikmat" atau kebijaksanaan yang membahas aspek-aspek spiritual dan moral dalam Islam. Beberapa poin utama dari daftar isi meliputi:

* Tuntunan menyandar bulat kepada rahmat Allah: Penekanan pada kepercayaan penuh terhadap rahmat ilahi. * Perjuangan tidak merubah takdir: Mengajarkan penerimaan terhadap ketetapan Allah. * Tanda buta matahati: Kemungkinan merujuk pada ketidakmampuan spiritual untuk melihat kebenaran. * Pengertian penerimaan doa: Pemahaman tentang bagaimana doa diterima oleh Allah. * Jangan ragu terhadap janji Allah: Menekankan keyakinan pada janji-janji Allah. * Jiwa dari amal ialah tulus ikhlas: Pentingnya niat yang tulus dalam beramal. * Iman tidak masuk ke dalam hati yang keruh: Kebutuhan akan hati yang bersih untuk menerima iman. * Alam terang karena nur ilahi: Segala sesuatu di alam semesta bersumber dari cahaya ilahi. * Bukti kekuasaan Allah: Mengamati tanda-tanda kebesaran Allah. * Tujuan doa permintaan: Menggali esensi dari berdoa. * Tidak akan macet permintaan yang langsung pada Allah: Keutamaan berdoa langsung kepada Allah. * Tinggalkan segala sifat yang menyalahi kehambaan: Menjauhi sifat-sifat yang bertentangan dengan kedudukan sebagai hamba. * Pokok segala maksiat karena ingin memuaskan nafsu: Akar dari perbuatan dosa adalah hawa nafsu. * Ilmu-yakin, ainul-yakin haqul-yakin: Tingkatan keyakinan dalam spiritualitas. * Jangan berharap kepada sesuatu selain Allah: Meletakkan harapan hanya kepada Allah. * Harus selalu baik sangka terhadap Allah: Pentingnya husnudzan kepada Allah. * Jangan berpindah dari syirik kelain syirik: Menjauhi segala bentuk kemusyrikan. * Harus memilih kawan: Pentingnya memilih teman yang baik. * Jangan meninggalkan dzikir: Keutamaan dan manfaat berdzikir. * Tanda hati yang mati: Indikator hati yang tidak peka spiritual. * Hidayat, taufiq dari Allah untuk kesejahteraanmu: Hidayah dan taufiq datang dari Allah. * Bergembira atas taat karena karunia Allah: Bersyukur atas kemampuan beribadah. * Sifat tamak, rakus sumber segala kehinaan: Bahaya ketamakan. * Bersyukur dapat mempertahankan nikmat: Pentingnya bersyukur agar nikmat tidak dicabut. * Istiqamah dalam wirid tanda kurnia besar: Konsistensi dalam ibadah adalah anugerah. * Tanda diterimanya amal: Indikasi bahwa amal diterima oleh Allah. * Jika ingin mengetahui nasib diri: Petunjuk untuk introspeksi diri.

Kesimpulan: Buku "AL-HIKAM" adalah karya spiritual yang mendalam, berfokus pada pendekatan seorang hamba kepada Penciptanya. Melalui berbagai "hikmat" atau kebijaksanaan, buku ini membimbing pembaca untuk memperkuat iman, membersihkan hati, memahami hakikat ibadah, serta menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Allah SWT. Kitab ini menekankan pentingnya tawakal, ikhlas, syukur, sabar, dan menjauhi sifat-sifat tercela, dengan tujuan akhir mencapai ma'rifatullah dan ridha-Nya. Terjemahan ini berfungsi sebagai jembatan penting bagi umat Islam berbahasa Indonesia untuk mendalami ajaran tasawuf dan spiritualitas Islam dari salah satu ulama besar.

Terjemah Al Hikam  Pendekatan Abdi Pada Khaliqnya (edisi Revisi) ( Pdfdrive )
Terjemah Al Hikam Pendekatan Abdi Pada Khaliqnya (edisi Revisi) ( Pdfdrive )
Download Ebook