Ringkasan isi buku “Mahir Public Speaking dengan Hipnosis” (bahasa Indonesia)
Inti utama buku adalah persiapan materi dan cara penyampaiannya. Anda perlu menyusun pointer atau outline materi, lalu memilih metode penyampaian: membaca naskah lengkap, menggunakan catatan, atau memakai alat bantu visual. Jika Anda mengandalkan memori, tidak perlu materi dalam bentuk teks Power Point.Persiapan selanjutnya adalah penataan kelas atau audiens. Atur tatanan tempat duduk agar kegiatan public speaking terarah, efisien, dan efektif. Pilihan pola kursi yang umum mencakup model U, theater, lingkaran, atau kelas pada umumnya. Selain itu, persiapkan perlengkapan seperti proyektor, pointer, laptop, speaker, dan alat lain sesuai jenis public speaking yang akan dilakukan (presentasi, training, seminar), karena peralatan dapat sangat vital. Pada pidato atau ceramah, kebutuhan peralatan bisa lebih sedikit.Teknik pembukaan public speaking perlu dipikirkan dengan matang untuk memberi kesan pertama yang baik kepada audiens.Struktur penutup (Teknik Penutup) juga dibahas: mengakhiri acara dengan cara yang berkesan agar audiens mengingatnya. Rinciannya dibahas lebih lanjut pada materi pelatihan video.Fakta penting tentang komunikasi nonverbal: menurut Albert Mehrabian, persepsi audiens terhadap pembicara terbentuk melalui 55% visual/body language, 38% vokal/intonasi/pesan suara, dan 7% komponen verbal. Karena itu, penguasaan bahasa tubuh dan penyampaian nonverbal sangat krusial dalam public speaking.Secara keseluruhan, buku ini menekankan kombinasi antara persiapan materi, pengaturan ruang dan peralatan, teknik pembukaan dan penutup yang efektif, serta kemampuan membaca bahasa tubuh untuk mencapai public speaking yang mahir.Kesimpulannya, keberhasilan public speaking bergantung pada persiapan materi yang matang, penataan ruang dan alat bantu yang tepat, serta penguasaan teknik pembukaan, penutupan, dan bahasa tubuh yang efektif.