Berikut ringkasan isi buku berdasarkan gambar halaman yang ditampilkan:
02/10: Kisah pribadi penulis tentang kebangkrutan besar pada tahun 2001 β hutang menumpuk, masalah keluarga, dan rasa pahit yang mendalam. Penulis lalu mengisyaratkan bahwa ia ingin berbagi pengalaman tersebut.03/10: Nasihat dari seorang sahabat: βhutang tidak akan terbayar dan beban tidak akan berkurang jika pola pikir tetap sama.β Penulis memutuskan melakukan sesuatu yang baru.04/10: Dengan dana pinjaman kecil dan waktu yang sempit, penulis mengikuti workshop Milionaire Mindset di Sydney, Australia. 7 hari workshop tersebut dianggap sangat esensial; dalam dua tahun setelah melihat cara pandang baru, banyak hal berubah.05/10: Prosesnya terasa sangat mudah dan meyakinkan: utang lunas, kehidupan menjadi lebih mudah, dan keyakinan bahwa kemakmuran bisa dicapai. Penulis bersyukur atas pengalaman tersebut.06/10: Manusia cenderung fokus memperbaiki hal-hal yang terlihat di luar, sehingga melupakan pengaruh 88% pikiran bawah sadar. Road to Billionaire diformulasikan menjadi 49 video untuk memperbaiki bagian bawah sadar agar solusi konkrit lebih mudah ditemukan.07/10: Solusi terasa mudah, karena kita sering hanya memakai pola pikir sadar (12%). Hubungan dengan orangtua, anak, dan pasangan bisa berubah menjadi lebih baik jika pola pikir diubah; contoh-contoh perubahan pada hubungan keluarga dan diri sendiri diberikan.08/10: Road to Billionaire menggunakan teknik binaural dan program subliminal dalam 49 video untuk melatih pikiran sehingga program menjadi 25% lebih cepat. Daftar masalah yang ingin diperbaiki mencakup minder, stres, pikiran negatif, dan blok mental yang menghambat usaha.Kesimpulannya: buku ini menekankan bahwa perubahan nyata menuju kemakmuran berasal dari merubah pola pikir bawah sadar melalui pelatihan dan program yang terstruktur, bukan hanya perubahan tindakan secara konvensional.