Buku ini berjudul "JALADARA RABI" dan ditulis oleh KI REDITANAYA, dengan alih aksara dan ringkasan oleh S.Z. HADISUJIPTO. Diterbitkan dan dicetak oleh PN Balai Pustaka dengan BP No. 990. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Cetakan pertama pada tahun 1983.
Pada halaman pengantar (PURWAKA), dijelaskan bahwa "Lampilan Jaladara Rabi" ini merupakan bagian dari cerita "Lampahan Kresnawiyoga". Cerita ini menggambarkan kesusahan dan rintangan yang dihadapi oleh yang bertapa di gunung, yang merupakan penjelmaan dari kehendak yang maha kuasa, yakni para dewa penguasa alam semesta. Hal ini menunjukkan bahwa banyak halangan dan godaan yang perlu dihadapi, namun pada akhirnya semua dapat diatasi.
Kemudian, pada bagian selanjutnya dijelaskan tentang "Badhe dhunipun Wasi Jaladara, inggih Prabu Anom, Kasultanan ing negari Madukara, mangsa-wangsul karuwuhan sam-bekala." Ini mengindikasikan bahwa inti cerita ini berpusat pada Wasi Jaladara, yang juga dikenal sebagai Prabu Anom dari Kerajaan Madukara, yang mengalami berbagai cobaan dan rintangan. Cerita ini membahas perjalanan hidupnya, tantangan yang dihadapinya, serta "karaharjan tuwin kawiryaning palakramanipun," yang dapat diartikan sebagai kebahagiaan dan kemuliaan dalam pernikahannya.
Bagian akhir pengantar menyebutkan "Lelampahanipun Rabi Kala-gasana wiwit nulungi Dewi Erawati saking Partakandhasan ngantos ariggenipun dipun pitenah ing Kurawa menapa dene anggenipun toh nyawa nalika ngluwaraken Dewi Erawati saking cengkeremanipun Prabu Kalawredati ing Karaton Giridhasar, ngantos dumugi dhuΘipun pilkanduk pakurmatan saking Para dewa ing Suralaya, saestu saged kadadosaken baca benggala." Bagian ini menyoroti peran Rabi Kala-gasana yang membantu Dewi Erawati dari berbagai kesulitan, mulai dari fitnah yang disebarkan oleh Kurawa hingga menyelamatkan Dewi Erawati dari cengkeraman Prabu Kalawredati di Kerajaan Giridhasar. Pada akhirnya, Rabi Kala-gasana mendapatkan penghormatan dari para dewa di Suralaya.
Kesimpulan: Buku "JALADARA RABI" adalah bagian dari cerita "Kresnawiyoga" yang mengisahkan perjalanan hidup dan tantangan yang dihadapi oleh Prabu Anom (Wasi Jaladara) dari Madukara, termasuk pernikahannya. Cerita ini juga menyoroti peran Rabi Kala-gasana dalam membantu Dewi Erawati melalui berbagai rintangan, dari fitnah hingga penyelamatan, yang pada akhirnya membawa kehormatan dari para dewa.

Komentar